Mengenal Penyakit Stroke & Asuransi Penyakit Kritis Untuk Stroke. Masih menyambung dengan artikel sebelumnya tentang asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis, sekarang mari kita lihat aplikasinya untuk satu penyakit yang sangat merepotkan yaitu stroke. Kalau kita membaca artikel di Aladokter ternyata stroke adalah kondisi dimana pasokan darah ke otak seseorang terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, yang dapat mengakibatkan terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Stroke ini adalah sebuah kondisi kesehatan yang sangat serius dan membutuhkan penanganan yang sangat cepat.

Mengenal Penyakit Stroke

Jenis stroke ada 2 yaitu stroke iskemik yang disebabkan oleh pasokan darah ke otak berhenti akibat gumpalan darah dan stroke hemoragik yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah yang menuju ke otak.

Stroke ini memang banyak terjadi pada orang yang sudah berusia di atas 50 tahun tetapi karena gaya hidup yang kurang sehat semakin tahun semakin muda usia yang bisa terkena stroke ini. Dari data riset Cigna tahun 2016 ternyata stroke adalah penyakit pembunuh nomor satu di Indonesia di atas serangan jantung dan kanker.

Pengobatan pada saat terjadinya serangan stroke biasanya seorang dokter akan memberikan obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah, tingkat kolesterol, pengencer darah dan menghilangkan pembekuan darah. Tetapi dalam kasus tertentu diperlukan tindakan operasi untuk memperbaiki kerusakan sel otak terutama yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah.

Mengenal Penyakit Stroke & Asuransi Penyakit KritisAkibat dari stroke ada 2 kemungkinan yaitu masalah fisiologi atau fisik dan masalah kognitif. Masalah fisiologis seperti hilangnya kemampuan untuk menggerakan anggota tubuh atau bahkan kelumpuhan total. Sedangkan masalah kognitif seperti berkurangnya daya ingat, konsentrasi dan kemampuan berkomunikasi.

Untuk mengembalikan kerusakan fisiologi ataupun kognitif akibat dampak stroke diperlukan proses rehabilitasi yang panjang bahkan bisa sangat panjang untuk kejadian stroke yang berat. Bagaimana kemungkinan sembuh dari stroke ini ?

Secara statistik setelah terjadi serangan stroke ternyata sepertiga pasien akan pulih sepenuhnya, sepertiga pasien pulih tetapi akan mengalami kelumpuhan yang akan mengganggu aktifitas harian dan sepertiga pasien tidak pulih sama sekali dan meninggal dunia dalam waktu kurang dari satu tahun, bahkan meninggal di rumah sakit pada minggu-minggu awal.

Biaya pengobatan stroke ada 2 yaitu biaya pada saat terjadi serangan stroke dan biaya paska serangan stroke. Biaya pada saat terjadi serangan stroke biasanya tidak terlalu mahal paling dalam kisaran jutaan hingga puluhan juta saja. Tetapi biaya pengobatan paska serangan stroke tergolong yang paling mahal bahkan lebih mahal dibandingkan dengan serangan jantung. Kalau serangan jantung biasanya cukup dipasang stent atau by pass dan memerlukan biaya 100-300 juta kemudian sembuh dan sebulan kemudian pasien dapat bekerja kembali secara normal. Kalau stroke sangat berbeda karena sepertiga pasien stroke akan mengalami kecacatan yang akan mengganggu aktifitas harian secara permanen yang juga berdampak pada kemampuan seseorang untuk bekerja secara normal untuk menghasilkan income.

Setelah anda mengenal penyakit stroke termasuk dampak yang diakibatkan maka anda rasanya perlu melakukan antisipasi dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan juga proteksi untuk meminimalkan potensi kehancuran finansial akibat biaya pengobatan yang sangat mahal dari penyakit stroke ini.

Asuransi Penyakit Kritis Untuk Stroke

Melihat dampak dari akibat paska serangan stroke ternyata asuransi kesehatan saja tidaklah cukup karena dampak yang didapatkan dapat mengganggu produktifitas seseorang yang tidak akan diganti oleh asuransi kesehatan. Lalu asuransi apa yang diperlukan ? Asuransi penyakit kritis menjadi salah satu alternatif terbaik karena sifatnya yang memberikan nilai tunai. Dengan nilai tunai yang didapatkan maka seorang pasien dapat menggunakan uang tersebut untuk biaya pengobatan ataupun mengganti hilangnya penghasilan akibat ketidak mampuan bekerja.

Mengenal Penyakit Stroke & Asuransi Penyakit KritisSalah satu asuransi penyakit kritis yang paling baik saat ini adalah CI100 dari Allianz yang akan melindungi klien dari sakit kritis sejak stadium awal. Mari kita lihat bagaimana persyaratan klaim asuransi penyakit kritis untuk stroke dari polis asuransi CI100 Allianz. Isi dari polis ini sangat banyak menggunakan istilah kedokteran yang asing di telinga kita sehingga saya mencoba untuk mencari arti dari setiap kata yang penting dalam bahasa yang lebih mudah dipahami dengan tulisan yang berwarna merah.

Stroke : Serangan serebrovaskuler (penyakit yang melibatkan pembuluh darah yang menuju ke otak) apapun, yang mengakibatkan gejala neurologis (sesuatu yang berkaitan dengan syaraf) yang permanen, yang berlangsung lebih dari 24 (dua puluh empat) jam, termasuk infark (kematian sel akibat kurangnya aliran darah) jaringan otak, pendarahan otak, trombosis (gumpalan dalam pembuluh darah yang berlebihan sehingga menghambat aliran darah) atau embolisasi (pembekuan pembuluh darah). Diagnosa ini harus didukung oleh beberapa kondisi tersebut di bawah ini :

  1. Bukti defisit neurologis permanent (penurunan fungsi syarat secara permanen) harus ditegakkan oleh dokter ahli syaraf dan gejala berlangsung paling sedikit selama 6 (enam) minggu setelah serangan.
  2. Penemuan dari pemeriksaan Mangnetic Resonance Imaging, Computerised Tomography, atau pemeriksanaan teknik Imaging yang lain yang sesuai dengan diagnosa dari stroke yang baru. (pemeriksanaan ini merupakan bagian dari radiologi di rumah sakit)

Penyakit-penyakit yang dikecualikan :

  1. Transient Ischaemic Attacks; (stroke ringan yang terjadi saat pasokan darah menuju otak mengalami gangguan sesaat. Umumnya berlangsung singkat selama beberapa menit atau beberapa jam dan akan pulih kembali dalam waktu satu hari)
  2. Kerusahaan otak yang disebabkan oleh kecelakaan atau luka, infeksi, vasculitis (peradangan yang menyebabkan terjadinya perubahan pada dinding pembuluh darah) dan penyakit radang;
  3. Penyakit pembuluh darah yang mempengaruhi mata dan syaraf mata;
  4. Gangguan ischaemic (kekurangan oksigen pada jaringan) dari vestibular system (sistem yang berperan dalam keseimbangan tubuh manusia)

Kalau melihat dan membaca persyaratan khusus klaim ini rasanya tidak terlalu sulit untuk proses klaim selama memenuhi masa bertahan hidup (survival period) selama 7 hari.

Berapa uang pertanggungan yang harus dimiliki ? Berbeda dengan asuransi jiwa untuk menentukan uang pertanggungan penyakit kritis ini tidaklah terlalu mudah karena ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Tetapi secara umum biasanya saya menggunakan alternatif rumus biaya hidup setahun x 5 (atau 10).

Contoh : Mr Eazy usia 40 tahun dengan biaya hidup sekitar 10 juta per bulan maka Uang Pertanggungan Penyakit Kritis yang diperlukan sekitar 600 juta sd 1,2 miliar.

Jadi jika Mr Eazy terkena serangan stroke dia dapat menggunakan asuransi kesehatan untuk membayar biaya rumah sakit kemudian dia juga akan akan mendapatkan dana tunai dari asuransi penyakit kritis sebesar 600 juta sd 1,2 miliar yang dapat dia gunakan untuk jaga-jaga kalau sampai tidak mampu bekerja secara normal. Uang ini akan mampu membiayai hidup keluarga Mr Eazy untuk 5 hingga 10 tahun ke depan.


Setelah mengenal penyakit stroke di atas, bagaimana dengan keluarga anda pada saat ini apakah sudah terlindungi asuransi dengan benar ? Konsultasikan asuransi anda bersama Certified Financial Planner dari Asuransi365. Hubungi kami untuk free konsultasi di nomor handphone 0811.929.365 (Call/SMS/WA)

Artikel Mengenal Penyakit Stroke & Asuransi Penyakit Kritis Untuk Stroke ini ditulis oleh Asuransi365

 
Asuransi365
Hai, saya Andreas seorang Certified Financial Planner (CFP) & Insurance Consultant. Untuk free konsultasi seputar perencanaan keuangan dan asuransi silakan kontak saya via Telp/WA di 0811.929.365

Leave a Reply