Premi Top Up Berkala – Apa Itu ? Setelah istirahat beberapa hari karena demam akhirnya hari ini saya bisa nulis lagi dengan lebih ceria. Kita lanjut bahas tentang premi asuransi unit link ya dan ini adalah bagian kedua tentang premi top up berkala. Untuk anda yang belum membaca artikel sebelumnya tentang premi berkala silakan akses ke sini dulu ya.

Premi top up berkala, sama dengan premi berkala yang artinya dibayarkan secara berkala bulanan ataupun tahunan. Beberapa perusahaan asuransi kadang tidak menyebut kata “premi” tetapi langsung dengan istilah top up berkala.

Premi top up berkala ini secara prinsip sebenarnya sama dengan ketika seseorang melakukan investasi di reksadana. Kalau premi berkala dikenakan biaya akuisisi maka premi top up berkala ini tidak dikenakan biaya akuisisi, paling hanya dikenakan biaya selisih jual beli atau biaya administrasi sekitar 5% saja. Jadi kalau anda masukkan premi top up berkala 1 juta maka 950 ribu akan menjadi hak anda dan 50 ribu menjadi milik perusahaan asuransi. Bahkan ada juga perusahaan asuransi unit link yang tidak mengenakan biaya apapun untuk premi top up berkala ini.

Premi top up berkalaTujuannya untuk apa premi ini ? Tujuan utamanya sebenarnya adalah untuk memperbesar hasil investasi dengan penggunaan sebagai berikut :

Pertama, untuk memperkecil total premi yang harus dibayarkan oleh seorang nasabah. Kalau seorang nasabah hanya diberikan premi berkala saja biasanya premi yang harus dibayarkan menjadi jauh lebih mahal karena sebagian besar uang terpotong untuk biaya akuisisi. Dengan melakukan kombinasi antara premi berkala dengan premi top up berkala seorang nasabah bisa memperkecil premi yang harus dibayarkan. Kemampuan seorang agen untuk membuat kombinasi ini menjadi kata kuncinya apakah dia memberi nasabah over premi atau premi yang wajar.

Kedua, untuk membayar biaya asuransi. Seperti kita ketahui bahwa asuransi itu tidak ada yang gratis tetapi akan dibayarkan seumur hidup meskipun anda sudah cuti premi atau tidak bayar premi lagi secara langsung. Nah untuk membayar biaya asuransi ini dapat diambil dari hasil investasi baik dari premi berkala maupun top up berkala ini.

Ketiga, untuk kebutuhan investasi lainnya seperti pendidikan anak ataupun pensiun. Jadi kalau anda mau menggunakan unit link untuk tujuan investasi pastikan uang anda dimasukkan dalam premi top up berkala ini dan bukan ditempatkan di premi berkala.

Supaya lebih mudah pemahaman antara premi berkala dan premi top up berkala silakan lihat gambar di bawah ini.

Nah itulah yang dinamakan dengan premi top up berkala dan manfaatnya. Ada sebuah kecenderungan agen yang “nakal” tanpa mengutamakan nasabah akan menempatkan seluruh premi hanya pada premi berkala saja. Mengapa ? Karena secara komisi untuk agen premi berkala ini bisa mencapai 10 kali lebih besar dari premi top up berkala. Akhirnya duit yang berbicara dan bukan kebutuhan nasabah.

Karena banyak trik dan ribet inilah maka banyak perencana keuangan profesional tidak menyarankan seseorang untuk berinvestasi di unit link, takut kejebak dimana uang bukan bertambah malah berkurang termakan biaya akuisisi dan biaya asuransi.

So coba cek polis asuransi anda bagaimana komposisi premi yang anda bayarkan saat ini ? Pastikan anda tidak over premi yang artinya anda hanya membuang uang anda di satu keranjang asuransi padahal ada banyak aspek perencanaan keuangan lainnya yang wajib anda siapkan.

Untuk free konsultasi dan free check up polis silakan bisa hubungi saya melalui Telp/SMS/WA di 0811.929.365

Salam Cerdas Finansial,

A. Hartono, CFP

 
Asuransi365
Hai, saya Andreas seorang Certified Financial Planner (CFP) & Insurance Consultant. Untuk free konsultasi seputar perencanaan keuangan dan asuransi silakan kontak saya via Telp/WA di 0811.929.365

Leave a Reply