Hati-Hati Membeli Asuransi

Hati-hati membeli asuransi itulah sebuah pesan yang selalu saya sampaikan kepada banyak orang dalam setiap sesi training perencanaan keuangan. Hari ini saya kedatangan seorang teman lama yang kenal dari forum kaskus sekitar beberapa bulan yang lalu. Dia membawa 1 contoh polis asuransi dari sebuah perusahaan asuransi yang cukup ternama di Indonesia untuk saya review. Polisnya cukup unik karena informasi yang disampaikan di ringkasan polis kurang jelas manfaat apa saja yang didapatkan teman saya ini. Sebagai seorang Financial Planner saja bisa bingung apalagi orang awam untuk memahami manfaat asuransi ini. Hehehe.

Setelah berjuang cukup keras untuk melihat konten dari polis akhirnya sampai pada sebuah kesimpulan bahwa ternyata polis yang dibeli ini tergolong ngaco dan boleh dikatakan cukup fatal. Mengapa dikatakan fatal ini adalah sedikit penjelasan saya yang saya buat secara umum ya.

Pertama, salah menentukan tertanggung. Polis teman saya ini tertanggungnya adalah sang anak yang masih berusia 11 tahun dengan pemegang polis si orang tua. Ini kesalahan fatal loh ! Karena anak-anak tidak perlu asuransi jiwa, yang diperlukan anak adalah asuransi kesehatan. Yang lebih aneh lagi sampai saat ini si orang tua belum punya asuransi jiwa tetapi  anaknya malah dibelikan asuransi jiwa. Setelah ngobrol-ngobrol saya juga menangkap kesan ada kesalahan yang cukup fatal dari sang agen asuransi dalam kasus ini untuk menentukan tertanggung dalam sebuah polis asuransi.

Hati-hati Membeli Asuransi

Kedua, investasi pakai produk asuransi itu sangat tidak tepat. Teman saya ini sebagai sang orang tua sebenarnya ingin melakukan investasi untuk anaknya yang akan kuliah di 5 tahun mendatang. Lalu bertemu dengan agen asuransi ini dijelaskan beberapa hal dan teman saya ini akhirnya menyimpulkan bahwa nanti kalau dia sebagai orang tua meninggal maka akan diberikan uang atau dana oleh perusahaan asuransi. Sebenarnya benar akan diberikan dana tetapi dana ini untuk membayar premi selanjutnya kalau orang tua meninggal dunia, dalam dunia asuransi banyak dikenal dengan istilah payor atau waiver. Ketika saya jelaskan teman saya ini baru sadar kalau saja seandainya dia meninggal maka tidak akan ada dana tunai yang diberikan kepada anak tetapi hanya diberikan pembebasan premi saja untuk melanjutkan asuransi sang anak hingga sang anak usia 21 tahun. Nah fatal juga khan kalau tujuan awal untuk investasi tapi produk yang dibeli adalah asuransi unit link dengan tertanggung sang anak. Hehehe

Ketiga, hasil investasi pada ilustrasi bukan jaminan. Nah kalau ini lebih menarik lagi, teman saya ini membayar premi per tahun sekitar 4,2 juta dan kalau akumulasi 5 tahun akan keluar dana untuk membayar premi sekitar 21 juta. Kemudian saya tunjukkan kalau tujuannya untuk biaya kuliah anak di 5 tahun mendatang pada ilustrasi ternyata hasilnya hanya sekitar 17 juta saja dengan asumsi pertumbuhan investasi 17%. Artinya mending menabung di celengan ayam dong lebih banyak hasilnya daripada di produk asuransi ini. Lagi lagi teman saya geleng-geleng kepala menyadari kekeliruan yang sudah dia lakukan beberapa bulan ini.

Hati-hati Membeli Asuransi

So dari kejadian ini sekali lagi saya ingin mengingatkan untuk hati-hati membeli asuransi. Kalau anda memerlukan asuransi silakan beli produk asuransi dan pastikan tertanggung dan pemegang polis tidak terbalik-balik kemudian kalau mau investasi sekali lagi pesan saya jangan beli produk asuransi unit link, nanti bisa fatal akibatnya kalau sampai salah beli. Investasilah di produk yang benar-benar untuk tujuan investasi seperti reksadana, saham, logam mulia ataupun properti.

Nah supaya gak sampai salah dalam membeli asuransi maka pastikan anda membeli asuransi dari agen yang benar seperti melalui Asuransi365 karena akan ditangani oleh seorang Financial Planner profesional dan seorang Leader asuransi yang baik dan benar.

Kalau mau konsultasi terhadap polis yang dimiliki saat ini juga silakan bisa menghubungi 0811.929.365.

 
Asuransi365
Hai, saya Andreas seorang Certified Financial Planner (CFP) & Insurance Consultant. Untuk free konsultasi seputar perencanaan keuangan dan asuransi silakan kontak saya via Telp/WA di 0811.929.365

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.