Investasi Asuransi Unit Link, Ini Tipsnya Kalau Maksa..

investasi asuransi unit linkInvestasi asuransi unit link bisa digunakan untuk macam-macam kebutuhan meskipun banyak kekurangannya. Dunia agency asuransi itu sangatlah bergantung pada orang dan cenderung bukan pada produk. Artinya ketika agen A jual produk B kemudian dia pindah ke perusahaan asuransi lain dan jual produk C, maka akan cukup banyak nasabah yang dulu beli produk B akan juga beralih ke produk C karena si agen ini.

Nah kadang ada juga nasabah yang gak mau tahu dan gak mau pake repot, apalagi suruh investasi langsung di reksadana. Dia hanya tahu ke si Agen dan hanya mau tahu produk si agen saja. Fine kalau ini sampai terjadi dan sah-sah saja karena nasabahlah yang paling menentukan dan bukan si agen. Sebagai agen paling hanya memberikan edukasi yang baik dan benar sesuai dengan kode etik sebagai seorang agen.

Oke, kalau sampai maksa investasi asuransi unit link maka ini adalah beberapa tips nya untuk para nasabah ataupun para agen :

  1. Pertama kali hitung berapa kebutuhan dasar asuransi yang dibutuhkan oleh si nasabah, alias hitung UP nya kemudian tentukan lama proteksi apakah mau whole life atau pakai rider term life. Abis itu hitung jumlah premi yang diperlukan. Inilah kebutuhan dasar si nasabah untuk mendapatkan UP asuransi jiwa yang diinginkannya. Untuk penempatan premi bisa di premi berkala plus premi top up berkala.
  2. Kedua, konfirmasi tujuan investasi yang mau dilakukan untuk apa ? Misalkan dia ingin untuk pendidikan anak maka silakan hitung berapa investasi yang dia perlu lakukan setiap bulannya menggunakan kalkulator perencanaan keuangan. Nah untuk yang satu ini investasi harus ditaruh di premi top up regular dan bukan di premi berkala. Saya tahu sebagian besar agen pasti kurang puas karena bonusnya kecil khan ? Hehehe
  3. Untuk lama cuti premi atur sama dengan lama investasi yang dia ingin lakukan. Misalkan untuk anaknya kuliah di 16 tahun mendatang maka cuti premi disamakan menjadi 16 tahun dan bukan 10 tahun. Mengapa ? Supaya hasil investasi yang dia dapatkan menjadi lebih besar.
  4. Pastikan pada saat 16 tahun mendatang ketika nasabah mengambil uangnya untuk pendidikan anak, dana yang tersisa masih mencukupi untuk membayar asuransi selanjutnya. Silakan bisa dilakukan dengan menggunakan simulasi withdrawal atau penarikan dana pada ilustrasi.
  5. Untuk acuan hasil investasi saran saya gunakan yang pertumbuhan rata-rata per tahunnya 13-16% saja supaya aman, karena penempatan dana di unit link cenderung bersifat pasif.

Nah itu adalah beberapa tips untuk investasi di unit link kalau si nasabah memaksa untuk investasi unit link.

Salam,
Asuransi365

Asuransi365 adalah sebuah portal untuk edukasi seputar perencanaan keuangan khususnya asuransi dengan pendekatan yang holistik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.