Underwriting & Keputusan Underwriting Dalam Asuransi – Apa Itu ? Untuk orang asuransi tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah underwriting tetapi bagi orang umum yang akan membeli proteksi asuransi bisa jadi belum tahu apa itu underwriting dan keputusan underwriting dalam asuransi, padahal ini adalah sebuah proses dan tahapan yang paling penting dalam sebuah pengajuan aplikasi asuransi.

Underwriting itu kalau kita sederhanakan mirip dengan yang namanya filter atau saringan dalam kehidupan sehari-hari. Sesuai namanya saringan yang berfungsi untuk menyaring sesuatu agar mendapatkan apa yang diinginkan. Dalam asuransi saringan aplikasi inilah yang akan dilakukan oleh bagian underwriting. Biasanya personel yang berada di bagian underwriting ini adalah seorang dokter atau praktisi kesehatan.

Peran ini sangat vital bagi perusahaan asuransi untuk menyaring mana calon nasabah yang bisa diterima dan tidak bisa diterima. Bagaimana caranya ? Setiap kali seorang calon nasabah mengajukan sebuah permohonan asuransi maka wajib untuk mengisi formulir aplikasi asuransi yang berisi banyak hal antara lain pertanyaan yang terkait dengan riwayat kesehatan. Dari isian inilah seorang underwriter akan menilai keyakan seorang calon nasabah untuk diterima atau tidak. Bila dalam isian ada yang meragukan maka biasanya bagian underwriting ini akan meminta informasi tambahan yang lebih lengkap misalkan meminta calon nasabah untuk menyampaikan data tambahan seperti kuesioner, data medis ataupun surat keterangan dari dokter atau rumah sakit. Bahkan untuk lebih meyakinkan lagi bisa saja seorang calon nasabah diminta untuk melakukan proses medical check up.

Nah dengan kelangkapan data yang ada maka nanti seorang underwriter akan memutuskan apakah pengajuan asuransi seorang nasabah bisa diterima ataupun tidak. Pada umumnya ada 4 kemungkinan yang akan diputuskan oleh seorang underwriter yaitu :

Pertama, menerima aplikasi secara penuh yang artinya seorang nasabah akan terlindungi secara menyeluruh sesuai dengan manfaat yang diambil.

Kedua, diterima dengan pengecualian artinya ada item-item penyakit tertentu yang tidak akan dilindungi oleh perusahaan asuransi. Pengecualian ini bisa berlaku untuk beberapa tahun saja dan bisa juga pengecualian yang bersifat permanen atau seumur hidup.

keputusan underwriting dalam asuransiKetiga, diterima dengan extra premi artinya perusahaan asuransi akan menerima dan melindungi nasabah secara penuh dengan syarat ada premi tambahan yang harus dibayarkan.

Keempat, ditolak artinya pengajuan permohonan asuransi tidak bisa diterima oleh perusahaan asuransi.

Itulah 4 kemungkinan keputusan yang diambil oleh bagian underwriting untuk setiap pengajuan aplikasi asuransi ? Secara statistik ternyata yang diterima secara penuh tidak lebih dari 60% loh artinya ada sekitar 40% yang diterima dengan pengecualian, extra premi atau ditolak.

Bagaimana supaya dapat diterima secara penuh ? Mudah saja yaitu sadar asuransi sejak dini dan membeli asuransi ketika masih sehat.

Untuk free konsultasi masalah asuransi silakan hubungi Asuransi365 melalui telp/sms/wa ke nomor 0811.929.365 dan Certified Financial Planner kami akan segera memberikan solusi kepada anda.

Salam Cerdas Finansial,

A. Hartono, CFP

 
Asuransi365
Hai, saya Andreas seorang Certified Financial Planner (CFP) & Insurance Consultant. Untuk free konsultasi seputar perencanaan keuangan dan asuransi silakan kontak saya via Telp/WA di 0811.929.365

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.