Asuransi Jiwa Kadaluarsa Ternyata Itu Bisa Terjadi

Asuransi jiwa kadaluarsa itu bisa terjadi loh. Banyak yang berpikir bahwa sekali beli asuransi sudah selesai untuk selamanya. Apalagi ada iming-iming dari agen asuransi yang berkata bahwa asuransinya bisa untuk seumur hidup. Cara berpikir seperti inilah yang banyak saya jumpai sehingga asuransi yang dimiliki sudah menjadi asuransi jiwa kadaluarsa alias expired atau uang pertanggungannya sudah tidak relevan lagi dengan situasi saat ini.

Asuransi jiwa itu sifatnya dinamis dan ibarat seperti main layang-layang yang kadang harus ditarik dan kadang harus diulur. Sebagai contoh sebut saja salah satu teman saya Mr. X dia membeli asuransi jiwa sekitar 8 tahun lalu dengan Uang Pertanggaungan (UP) 150 juta dan sampai saat ini hanya itu asuransi jiwa yang dia miliki dan jumlah aset relatif sama dalam 8 tahun terakhir kecuali mobil saja yang berbeda. Pada saat 8 tahun lalu mungkin secara matematis UP 150 juta ini masih cukup relevan mengingat gajinya waktu itu hanya sekitar 3 juta. Sekarang jabatannya sudah manager dengan gaji sekitar 15 juta, artinya dengan gaji sekarang dan aset yang dimiliki maka nilai UP 150 juta itu masuk masa asuransi jiwa kadaluarsa alias sudah tidak relevan lagi dengan kebutuhan hidup beliau saat ini.

asuransi jiwa kadaluarsaHal lain lagi yang dapat membuat asuransi jiwa kadaluarsa adalah faktor inflasi, kalau saja saat ini anda mengambil asuransi jiwa dengan UP 1 miliar maka dalam 10, 20 atau 30 tahun mendatang nilai itu sudah berubah menjadi lebih kecil. Kalau saja asumsi inflasi 7,2% per tahun maka artinya dalam 10 tahun nilai uang berkurang menjadi separoh (baca artikel hukum 72). Jadi kalau UP 1M saat ini maka 10 tahun kemudian nilainya akan tinggal 500 juta, 20 tahun kemudian tinggal 250 juta dan 30 tahun kemudian tinggal 125 juta.

Hal berikutnya yang dapat menyebabkan asuransi jiwa kadaluarsa adalah jumlah tanggungan atau jumlah beban ekonomis. Kalau anda dulu punya UP 500 juta dengan 1 anak akan berbeda UP yang harus anda miliki ketika saat ini anda sudah mempunyai 2 atau 3 anak. Demikian juga dengan beban utang semakin besar beban utang anda maka akan semakin besar pula UP asuransi jiwa yang anda perlukan.

Jadi kesimpulannya asuransi itu tidak bisa menggunakan prinsip sekali beli untuk selamanya, saran saya tiap 3 atau 5 tahun sekali wajib ditinjau ulang apakah asuransi yang anda miliki saat ini masih relevan atau tidak.

Salam,

Asuransi365

p : 0811.12.8338

 
Asuransi365
Hai, saya Andreas seorang Certified Financial Planner (CFP) & Insurance Consultant. Untuk free konsultasi seputar perencanaan keuangan dan asuransi silakan kontak saya via Telp/WA di 0811.929.365

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.