Beli Asuransi Unit Link Untuk Apa ?

Beli asuransi unit link itu ibarat beli obat. Obat itu terdiri dari berbagai macam racikan sesuai dengan formula yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan asuransi. Anggap saja sama-sama tujuannya untuk obat pilek, ada obat yang murni obat pilek, ada juga obat pilek yang plus dengan obat batuk dan itupun ada yang untuk batuk dahak dan batuk kering, ada juga obat pilek yang juga ada obat demamnya. Atau ada lagi obat batuk yang khusus untuk batuk tapi ada obat pilek juga didalamnya. Hehehe.

Pokoknya macam-macam deh meskipun tujuannya sama-sama obat pilek. Tapi ingat setiap obat tentu ada sisi positif dan juga sisi negatif yang kita kenal dengan efek samping. Efek samping ini ada yang terjadi di awal dan bisa juga terjadi di waktu yang akan datang. Misalkan anda minum obat pilek maka efek samping di awal yang terjadi adalah mengantuk dan kalau anda minum obat pilek yang salah secara dosis atau terlalu keras atau ada bahan tambahan lain yang berbahaya maka bisa menimbulkan efek samping jangka panjang misalnya kerusakan pada organ ginjal atau hati.Beli asuransi unit linkNah karena ada berbagai macam obat dengan tujuan mengobati pilek maka anda harus pintar memilih mana yang paling cocok dan paling menguntungkan untuk anda dengan sekecil mungkin efek samping yang anda akan dapatkan. Kalau anda hanya pilek biasa ya mungkin cukup beli obat pilek murni saja yang tanpa embel-embel yang lain, atau anda pilek dan badan mulai lemas serta kaku mungkin ada baiknya anda minum obat pilek plus paracetamol atau anda pilek dan sudah ada batuk juga maka akan jauh lebih baik anda beli obat pilek yang juga mengandung bahan khusus untuk obat batuknya.

Kalau batuk yang utama dan pilek sebagai sakit yang sekundernya, gimana ? Ya kalau ini jangan cari obat pilek dong tapi dibalik cari obat batuk sebagai yang utama dan ada bahan tambahan yang berguna untuk juga menyembuhkan pileknya. Hehehe. Rumit juga ternyata mau beli obat pilek aja ? Tapi saya kira anda pasti sudah pintar dalam hal ini untuk menentukan obat mana yang paling cocok sesuai dengan tujuan anda dengan efek samping yang paling minimal.

Nah di dunia asuransi ternyata juga dapat saya ibaratkan dengan obat karena ada ramuan-ramuan di dalamnya yang telah diformulasi oleh perusahaan asuransi dan juga oleh seorang agen asuransinya. Jadi karena kayak obat tentu ada efek samping yang anda akan hadapi ketika anda membeli produk asuransi ini selain sisi positif yang akan anda dapatkan.

Misalkan Mr. X seorang karyawan berusia 30 tahun yang sedang mengalami kesulitan dana dan akhirnya berutang di koperasi sebesar 100 juta selama 5 tahun, kemudian seorang agen asuransi datang kepada Mr. X dan menjelaskan kalau utang harus diasuransikan supaya kalau terjadi sesuatu dengan Mr. X maka beban utang ini tidak diwariskan kepada keluarganya. Agen ini benar dan dia memahami konsep keamanan finansial keluarga tapi apa yang terjadi kalau kemudian agen asuransi ini mengeluarkan produk asuransi untuk anda ? Mari kita lihat kemungkinannya.

1. Ditawarkan beli asuransi unit link

Beli asuransi unit link, perlukahBagi saya ini secara umum mengatakan agen ini ngaco. Mengapa ? Karena unit link itu harganya mahal dan akan kena minimal premi sekitar 300-500 ribu per bulan. Untuk sekarang saja Mr. X sudah kesulitan dana eh masih ditambah pengeluaran premi untuk 300-500 ribu sebulan. Apalagi kalau si agen menambahkan asuransi tambahan seperti misalkan biaya rumah sakit atau pembebasan premi plus embel-embel nabung untuk investasi masa depan. Coba pikir apa gak ngaco tuh agen ? Hehehe. Lah saat ini Mr. X kesulitan dana dan hanya perlu asuransi untuk melindungi nilai utangnya eh malah diberikan berbagai macam ramuan lainnya yang akan memperparah dan memperberat kondisi keuangan Mr. X. Kalau ini ibaratnya Mr. X hanya perlu obat pilek tapi diberikan obat pilek plus obat batuk dan plus paracetamol. Akibatnya banyak efek samping yang akan terjadi karena diberikan berbagai macam obat yang sebenarnya tidak diperlukan. Kalau asuransi jenis unit link plus embel-embel lainnya ini apa efek sampingnya bagi Mr. X ? Jangka pendek kondisi keuangan akan makin buruk karena bertambahnya pengeluaran untuk premi asuransi yang juga besar. Efek jangka panjangnya beli asuransi unit link ini akan cepat lapse atau tidak aktif karena tidak mampu lagi membayar premi dan premi yang sudah dibayarkan di depan akan hilang karena akan termakan dengan yang namanya biaya akuisisi.

2. Ditawarkan beli asuransi term life

Beli asuransi unit link atau term lifeKalau ditawarkan asuransi term life tahunan atau 5 tahunan maka agen ini terkategori baik meskipun belum ideal. Karena utang ini hanya berdurasi 5 tahun maka perlindungan asuransinya juga cukup 5 tahun saja kalau tujuannya untuk proteksi utang ini. Coba bandingkan dengan beli asuransi unit link yang akan melindungi nasabah hingga seumur hidup yang sudah pasti akan berbiaya mahal, buat apa juga kalau utangnya hanya berdurasi 5 tahun. Hahaha. Ini pilihan yang baik tapi koq belum ideal ? Iya masih ada efek sampingnya yang akan dirasakan di masa yang agak panjang. Apa itu ? Karena ini utang maka setiap bulan pasti Mr. X akan membayar cicilannya bukan ? Kalau Mr. X setiap bulan membayar cicilannya maka sudah pasti secara otomatis besaran nilai utangnya juga akan berkurang setiap bulannya. Misalkan saat ini utangnya Mr. X 100 juta maka setelah berjalan 3 tahun mungkin nilai pokok utangnya tinggal 50-60 juta saja. Yang artinya kalau Mr. X di awal membeli term life 5 tahunan sebesar 100 juta sudah agak sedikit berlebih karena utangnya sudah tidak 100 juta lagi bukan ? Asuransi jenis term life ini secara premi akan jauh lebih murah dibandingkan dengan beli asuransi unit link. Jadi secara finansial yang harus dilakukan untuk membayar premi akan cukup realistik dibandingkan beli asuransi unit link.

3. Ditawarkan beli asuransi decreasing term life

Beli asuransi unit link atau decreasing term lifeNah kalau ini yang ditawarkan oleh sang agen asuransi maka inilah agen yang paling ideal dan paling profesional karena memberikan produk sesuai dengan kebutuhan nasabahnya dengan efek samping yang paling minimal. Apa itu asuransi decreasing term life ? Sama dengan asuransi term life yang akan melindungi nasabah dalam jangka waktu tertentu saja misalkan selama 5 tahun tetapi Uang Pertanggungannya akan menurun (decreasing) mengikuti sisa utang yang kita miliki. Jadi sesuai dengan contoh di atas setelah 3 tahun uang pertanggungannya sudah turun menjadi 50-60 juta saja meskipun diawal uang pertanggungannya adalah 100 juta. Karena nilai pertanggungan yang menurun inilah maka premi yang harus dibayarkan nasabah juga menjadi lebih kecil lagi dibandingkan dengan beli asuransi term life apalagi beli asuransi unit link. Jadi efek samping dari membeli asuransi decreasing term life untuk tujuan proteksi utang adalah yang paling kecil atau dapat dikatakan nyaris tanpa efek samping. Tapi ada tapinya untuk membeli asuransi decreasing term life ini tidak mudah dan biasanya sangat jarang dijual secara individu dan hanya dijual melalui pihak pemberi kredit seperti halnya bank. Jadi asuransi decreasing term life ini sudah nempel sewaktu nasabah ambil kredit seperti halnya KPR atau KPA atau KPM di bank. Oh ya ada juga sih kelemahannya decreasing term life ini yaitu premi sudah pasti harus dibayarkan di depan dan biasaya cukup besar juga sih secara total tapi ini hanya sekali saja di awal.

Dari 3 ilustrasi di atas semoga bisa disimpulkan bahwa asuransi itu mirip obat yang harus dicarikan yang tepat sasaran dengan efek samping yang paling minimal. Agen yang benar dan profesional untuk proteksi utang Mr. X di atas dia akan merekomendasikan resep asuransi decreasing term life dan kalaupun tidak ada di pasaran maka agan ini akan merekomenasikan resep asuransi jiwa term life tahunan atau 5 tahunan dengan efek samping yang masih sangat bisa ditolerasikan.

Apakah setiap agen akan mengutamakan nasabah ? Berkaca dari realitas sepertinya akan ada cukup banyak agen yang ngaco, mengapa ? Karena mereka jual asuransi unit link hanya mengerti produk unit link dan hanya ngerti asuransi tanpa mengerti prinsip perencanaan keuangan lainnya apalagi mereka ini seperti robot yang akan jualan asuransi sesuai dengan script yang diberikan oleh sang leader.

Jadi wajar kalau Aidil Akbar si perencana keuangan profesional Indonesia pernah bilang bahwa 9 dari 10 pemilik asuransi ini salah beli, semoga anda termasuk orang yang sudah melek asuransi dan melek finansial sehingga dapat membeli asuransi yang terbaik sesuai dengan tujuan anda dengan efek samping yang paling minimal seperti halnya anda yang sudah melek kesehatan dengan membeli obat pilek sesuai dengan kebutuhan dan tepat dosisnya.

Mari konsultasikan perencanaan keuangan dan asuransi anda bersama kami dari Asuransi365

Salam,

Asuransi365 | 0811.929.365
Beli asuransi gratis edukasi investasi reksadana dan parenting

 
Asuransi365
Hai, saya Andreas seorang Certified Financial Planner (CFP) & Insurance Consultant. Untuk free konsultasi seputar perencanaan keuangan dan asuransi silakan kontak saya via Telp/WA di 0811.929.365

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.